Saturday, 10 April 2021

Nyadran

Bagi masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah, acara ziarah kubur sebelum bulan puasa atau nyadran sudah menjadi tradisi. Istilah nyadran sepertinya lebih banyak digunakan masyarakat di selatan Jawa seperti Solo, Boyolali, dan Temanggung. Sementara di bagian utara Jawa seperti Semarang, Demak, dan Kudus, lebih akrab dengan istilah ruwahan (dari kata bulan Ruwah atau Syakban).

Keluarga besar saya termasuk yang rutin menjalankan tradisi ini. Ketika sudah bekerja, beberapa kali saya menyempatkan diri untuk pulang dan mengikuti acara nyadran. Biasanya kalau saya harus piket sewaktu Lebaran, berarti saya harus cuti dan pulang sebelum bulan puasa untuk nyadran. Tapi kalau saya bisa cuti Lebaran, ya artinya tidak bisa ikut nyadran.

Sunday, 21 March 2021

Donor Darah, Lagi

Ini menjadi cerita ketiga saya tentang donor darah yang saya tulis di sini. Kejadiannya kemarin, 20 Maret 2021, ketika saya kembali donor darah dan menjumpai begitu banyak drama. 

Kemarin adalah donor darah keempat yang saya lakukan ketika pandemi Covid-19. Dalam empat kali donor itu, protokol kesehatan yang berlaku berbeda-beda.

WFH

Halo, apa kabar? 

Saya tidak menyangka sudah satu tahun menjalani bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19, kantor saya resmi menerapkan WFH mulai 17 Maret 2020, setelah rapat panjang sehari sebelumnya. Pada hari itu, kami sebetulnya masih dibolehkan ke kantor untuk mengambil beberapa barang, atau menyelesaikan urusan lainnya.

Sunday, 9 April 2017

Tax Amnesty

Saya yakin semua orang akrab dengan dengan kata pengampunan pajak, atau amnesti pajak, atau tax amnesty.  Spanduknya ada di mana-mana, dari kantor pemerintah, terminal, stasiun, sampai bandara. Dan kini, program itu akhirnya benar-benar rampung pekan lalu.

Bagi saya, program tax amnesty ini sangat berkesan. Kebetulan, saya mengikuti program itu sejak masih berupa wacana, pembahasan di Parlemen, sampai pelaksanaannya yang rampung Jumat pekan lalu. Dan ngomong-ngomong soal durasi pelaksanaannya, menurut saya juga unik, sembilan bulan seperti usia bayi di kandungan.

Monday, 4 July 2016

Saya Masih Tak Mengerti, Kenapa Mobil Jenazah Pakai Sirine?


Akhir pekan kemarin, sepulang berbelanja, saya melewati pemakaman umum di daerah Rawamangun. Saat itu, sekitar pukul 13.00, saya sedang berjalan kaki di trotoar muka pemakaman.

Saat saya baru mulai melangkahkan kaki di depan komplek pemakaman itu, bunyi sirine sudah terdengar dari kejauhan. Saat saya semakin mendekati pintu masuk pemakaman, situasi jalanan benar-benar semrawut. Dua mobil jenazah saling berlomba membunyikan suaranya. Para pengiring berteriak meminta pengguna jalan lain untuk minggir dan memberi jalan bagi mobil jenazah, sambil mengacung-acungkan bendera kuning dari kertas. Kebanyakan dari mereka tidak memakai helm, dan menggantikannya dengan topi dan kopiah.